Jumat, 14 Mei 2010

Mengatur Gerak Cerita

Di sini saya akan menjelaskan bagaimana cara untuk menatur gerak suatu cerita pada cerpen yang kita buat , agar si pembaca tidak bosan dengan cerita kita.

Anda harus mengatur gerak cerita anda agar pembaca mendapatkan kenikmatan dalam membacanya. deskripsi akan memperlambat gerak cerita dan memberikan kepada pembaca anda untuk menarik nafas. dialog yang cepat, perdebatan sengit, dan eksyen menegangkan akan membuat pembaca menahan nafas. kemudian segalanya tergantung pada anda. jika cerita berjalan terlalu cepat, dan anda merasa bahwa cerita itu membuat si pembaca sumpek, anda bisa menambahkan bagian yang akan memperlambat gerak cerita. sebaliknya, jika anda terlalu lamban dan bertele-tele, percepatlah.

mungkin cara yang paling mudah untuk melihat cerita anda membosankan atau tidak, bisa dengan cara membuat pertanyaan. apakah cerita anda terasa mengambang? anda perlu mempercepat geraknya. apakah percakapan terlalu cepat? anda perlu memperlambatnya.
mungkin dalam percakapan yang bernada tinggi, dan melibatkan emosi , anda perlu menambahkan bahasa tubuh.

kita bisa memperlambat gerak cerita dengan menambahkan deskripsi yang lebih detail.
demikian untuk mempercepat gerak, kita bisa memusatkan cerita hanya pada eksyen dan dialog, dan abaikan deskripsi.

semoga bermanfaat bagi para calon penulis .

from : Creative Writing
A.S Laksana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar