Jumat, 14 Mei 2010

kumpuLan puisi para penyair

Hamdy Salad
Setangkai Daun Dalam Surat Cinta
 
Setengkai daun mengeluarkan getahnya dalam surat cinta
Perahu-perahu terguling di laut lepas
menyusul para nahkoda yang membantu dan mengeras di dasar samudra
Di dinding rumah sunyi lumut hijau menulis huruf dan kata-kata menagih janji seperti kisah Adam dan Hawa ketika turun ke muka bumi

Ke manakah cinta pulang dan pergi?

Di dekat mimpi, setangkai daun tanpa bunga mengidap rasa benci pada hutan dan tanaman yang selalu tumbuh dan rubuh menjadi arang walau hujan telah menyiram seribu kenangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar